Hamdan Zoelva Nilai Jokowi-Prabowo Tak Bisa Dibandingkan Apple to Apple

    0
    299

    Ahmad Bil Wahid – detikNews
    44 komentar
    Hamdan Zoelva Nilai Jokowi-Prabowo Tak Bisa Dibandingkan Apple to Apple
    Hamdan Zoelva (Lamhot Aritonang/detikcom)Jakarta – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelvamenyebut capres Joko Widodo (Jokowi) dan capres Prabowo Subianto tak bisa dibandingkan apple to apple alias sama rata. Penyebabnya, Jokowi sedang menjabat presiden, sedangkan Prabowo belum pernah. “Ini kan belum bisa dinilai apple to apple, karena satunya belum pernah menduduki jabatan, yang satunya sedang menduduki jabatan. Kalau kita menilai hanya menilai yang satunya dalam kondisi sekarang, tapi kalau kita lihat dari background visi-misinya dari keduanya, maka dapat kita katakan keduanya memiliki visi-misi masing-masing bagus,” kata Hamdan setelah menghadiri milad ke-20 Pemuda Bulan Bintang di DPP Partai Bulan Bintang, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (5/1/2019).
    Baca juga: Di Milad Pemuda PBB, Hamdan Zoelva Sindir Kader yang Pindah Partai
    Dia kemudian memprediksi para capres bakal saling mencari kekurangan lawan untuk debat perdana. Hamdan menyatakan para capres selalu mencari titik lemah lawan dalam materi yang akan dibahas dalam debat, yaitu Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme. “Sudah pasti, masing-masing saling mencari kekurangan masing-masing. Pasti titik lemah yang selalu akan menjadi sorotan dari yang lain,” ucapnya.
    Baca juga: Menag hingga Ketua MPR Hadiri Acara 1 Abad Wanita Syarikat Islam
    Hamdan memperkirakan Prabowo, walau tak pernah ada bukti, bakal dikaitkan dengan komitmennya terhadap penegakan HAM. Sementara itu, Jokowi, menurutnya, bakal disorot terkait penegakan hukum yang kerap dianggap lemah selama masa pemerintahannya. “Misalnya pak Prabowo, walaupun tidak pernah terbukti, akan selalu dikaitkan komitmennya dengan penegakan hukum yang berkaitan dengan HAM. Pada sisi lain, Pak Jokowi selama pemerintahan ini, termasuk dalam penilaian publik, penegakan hukumnya sangat lemah, di luar KPK, karena KPK adalah lembaga yang independen,” kata dia. (abw/haf) sumber: detik

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here