PERISAI menghimbau masyarakat tidak berasumsi tentang pernyataan Said Aqil.

    0
    39

    Jakarta, – Pimpinan Pusat Pertahanan Ideologi Syarikat Islam (PP PERISAI), angkat bicara masalah pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU), yang mengatakan sejumlah jabatan strategis menjadi salah jika tidak dipegang oleh kalangan nahdiyin.

    Harjono Wakil Ketua Umum PP PERISAI, meminta kepada masyarakat untuk tidak berasumsi terkait Peryataan Ketua Umum PB NU, pada perayaan hari lahir muslimat yang ke 73 di glora bung karno kemarin.

    “Saya yakin tidak ada maksut dari Pak KH. Aqil Siradj untuk mengatakan hal demikian, oleh sebab itu sebagai kaum muda dari syarikat islam kami akan silaturahmi dengan pak kiyai dan bertabayun”Terang Jojo nama panggilan Harjono, di Jakarta

    Selanjutnya Harjono mengungkapkan Syarikat Islam dan Nahdlatul Ulama merupakan bagian yang tidak terpisahkan, hal itu dibuktikan dengan beberapa tokoh pendiri NU merupakan kader dari Syarikat Islam.

    “Pada prinsipnya NU bagian dari kami, hal itu bisa dilihat dari K.H. Abdul Wahab Hasbullah salah satu tokoh penting pendiri NU yang juga ketua cabang SI Mekah pada saat itu”Terang Harjono Wakil Ketua Umum PP PERISAI

    Terakhir Wakil Ketua Umum PP PERISAI meminta permasalahan ini untuk tidak di besarkan karena bisa dimanfaatkan untuk perpecahan umat oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

    “Sesama umat muslim marilah kita rawat semangat persatuan yang sudah terjalin lama di bangsa ini, dan mempererat ukuwah islamiyah sesuai dengan perintah Rasullah SAW”Tutup Harjono

    Diketahui sebelumnya Syarikat Islam merupakan organisasi masyarakat pertama di Indonesia yang berdiri pada tahun 1905 dan Pertahanan Ideologi Syarikat Islam adalah organisasi serumpun dari SI.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here