Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Menolak Revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan dan kenaikan iuran BPJS Kesehatan  

0
276

Jakarta, jendelanews.co.id — Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengadakan Konferensi Pers di LBH Jakarta, Lantai 1. Jl Diponegoro No 74. Jakarta Pusat.

Dalam Konferensi Pers ini, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyatakan sikap:

1. Menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan karena akan memberatkan rakyat.Sebaiknya di lakukan cross sharing dengan menggunakan dana lain untuk menutupi devisit , semisal dari cukai rokok.

2. Menolak revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan.

3. Menyiapkan aksi 150 ribu buruh di 10 kota besar di 10 provinsi ( jakarta , Bandung , Aceh dll) untuk menyuarakan kedua tuntutan KSPI sebagaimana tersebut di atas, yang akan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2019. Khusus di Jabodetabek, aksi akan dipusatkan di DPR RI bersamaan dengan pelantikan anggota DPR RI yang baru.


Konferensi pers ini  dihadiri oleh Presiden KSPI Said Iqbal, Direktur Eksekutif Jamkes Watch Iswan Abdullah, dan beberapa pimpinan buruh yang lain.
Menurut keputusan road map kementrian kesehatan, seluruh anggota masyarakat harus mengikuti BPJS.Data tahun 2018 , 265 juta jumlah penduduk , anggota bpjs 208,054199 berarti baru 60 %.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here