Konsolidasi Nahdlatul Ulama Menuju Muktamar ke-34

    0
    17

    Purwakarta , jendelanews.co.id– NU sebagai organisasi kemasyarakatan didirikan bukan hanya untuk semata-mata mendakwahkan nilai-nilai keagamaan yang ramah ala ahlussunah wal jamaah, namun lebih dari itu yang tidak kalah penting adalah, NU sesungguhnya dilahirkan dalam rangka mengimplementasikan amanat kebangsaan (wathoniyyah). Peran keagamaan (amanah Dinniyah) dan juga peran kebangsaan (amanat wathoniyyah) dijalankan secara bersama-sama dalam satu tarikan nafas dan satu kesatuan yang tak terpisahkan.

    Dalam hal mengimplementasikan amanat diniyyah dan juga amanat wathoniyyah tersebut, NU terus berkomitmen mengupayakan berbagai hal:
    1. Bidang agama: melaksanakan dakwah islamiyah dan meningkatkan persaudaraan yang berpijak pada semangat persatuan dan perbedaan.
    2. Bidang pendidikan: menyelenggarakan pendidikan yang sesuai dengan nilai-nilai islam
    3. Bidang ekonomi: mengusahakan kesejahteraan rakyat dan kebudayaan sesuai nilai-nilai islam dan pemerataan kesempatan untuk menikmati hasil pembangunan dengan mengutamakan perkembangan ekonomi kerakyatan serta mengembangkan usaha lain yang bermanfaat bagi masyarakat.
    Pada periode ini, tiga bidang prioritas amanat muktamar 33 Nahdlatul Ulama yang meliputi pendidikan, kesehatan dan ekonomi, diwujudkan dengan antara lain penguatan dan pendirian 31 Universitas Nahdlatul Ulama, Pelayanan kesehatan dan pemenuhan fasilitas kesehatan yang berwujud Rumah Sakit, Rumah Sakit Bersalin serta bidang ekonomi dengan titik tekan pengutan UMKM.

    Dengan berlandaskan tujuan-tujuan tersebut, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menyelenggarakan Rapat Pleno PBNU pada 20-22 September 2019 di Pesantren Al Muhajirin 2 Purwakarta. Adapun tema yang diangkat dalam rapat pleno adalah “Konsolidasi Nahdlatul Ulama Menuju Muktamar ke-34” dan acara dibuka pada hari ini, langsung oleh Wakil Presiden Terpilih KH Ma’ruf Amin dan dihadiri seluruh jajaran pengurus harian PBNU, Lembaga dan juga banom.

    Sesuai dengan tema, dalam rapat pleno kali ini, konsolidasi organisasi menjadi titik perhatian utama, dan sejumlah hal yang akan menjadi materi pembahasan antara lain: persoalan tata tertib, laporan kinerja badan otonom (banom) serta lembaga PBNU, evaluasi program Muktamar ke-33 Muktamar Nahdlatul Ulama, sekaligus mengumumkan tempat diselenggarakannya Muktamar ke-34 NU tahun 2020.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here