Seminar pengembangan Perkampungan Budaya Betawi

0
129

Jakarta ,jendelanews.co.id– Pariwisata Jakarta tentunya tidak terlepas dengan budaya Betawi. Tetapi belum banyak yang mengeksplor , atas hal ini pihak terkait yang memiliki kepedulian melakukan diskusi.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah sekaligus membuka kegiatan Seminar Kajian Pengembangan Perkampungan Budaya Betawi.
Seminar yang digagas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta bersama Forum Pengkajian Pengembangan Budaya Betawi tersebut bertujuan untuk menghasilkan gagasan pengembangan perkampungan budaya Betawi Setu Babakan.


“Harapannya gagasan yang dihasilkan dari seminar ini bisa membantu Pemda dalam mengembangkan perkampungan budaya Betawi,” ujarnya Kamis (19/12).
Dijelaskan Saefullah, master plan dari hasil diskusi ini rencananya akan dikerjakan tahun 2020 mendatang dan pengembangannya bisa dikerjakan secara berkelanjutan.
“Dalam pengembangannya, Setu Babakan bisa menjadi destinasi wisata yang memberikan daya tarik wisata,” jelasnya. 
Sementara itu, Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Rofiqoh Mustofa menambahkan “


PBB Setu Babakan bisa menjadi destinasi unggulan di Jakarta yang berbudaya dan edukatif sehingga memberikan manfaat dan pengalaman tersendiri bagi pengunjung yang datang. 

“Akses, atraksi, serta sarana dan prasarana harus baik sarprasnya baik, menjadi satu kesatuan dan tentunya menjadi referensi budaya Betawi.
sebelum kegiatan seminar ini, pihaknya sudah melakukan FGD pada akhir November dan awal Desember 2019.