Museum Tanah Dan Pertanian Bogor

0
90

Bogor, jendelanews.co.id – Bogor saat ini memiliki ikon baru untuk destinasi wisata pendidikan . Museum tanah dan pertanian memiliki peta virtual komposisi tanah yang memudahkan pengunjung untuk mempelajari pola dan struktur tanah. Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo berkeliling di Museum Tanah dan Pertanian, Selasa (3/3/2020).

Bangunan museum yang lokasinya tepat di seberang Museum Zoologi ini terdiri dari tiga lantai.

Lantai pertama berisi pengetahuan mengenai pertanian dan sejarah pertanian masa lalu, mulai dari sebelum kolonial sampai masa kolonial. Lantai dua berisi replika alat-alat pertanian sejak Indonesia merdeka.

Terakhir, lantai tiga berisi replika peralatan tani Indonesia yang digunakan saat ini dan masa mendatang. Salah satunya, seperti drone pertanian, yang berfungsi memudahkan petani untuk menyemprot sawah secara efisien.

Ia sekaligus hendak menghadiri grand launching museum itu yang dirangkaikan dengan peresmian Open Virtual Literacy Room.

Lelaki yang akrab disapa SYL itu berjalan-jalan ditemani Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Syarif Bando. Mereka mengamati segala kelengkapan dan fasilitas yang dimiliki museum pertanian itu.

Kepala Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA), Retno Sri Hartati menyambut baik kehadiran Mentan. Apalagi, kehadirannya dalam rangka meresmikan grand launching museum bersejarah itu.

“Alhamdulillah sekaeang jadi ikon perjalanan wisata dan edukasi tentang pertanian. Semangat teknologi kita gaungkan kembali demi menjawab dan mengawal sebagai pusat informasi dan edukasi pertanian tematik,” ungkapnya.

Sebelum kunjungan Mentan, Museum Tanah dan Peetanian juga menggelar talkshow Tani On Stage dengan menggandeng berbagai elemen entrepreneur di bidang pertanian. Acara itu dihadiri pula mahasiswa dan pelajar.

Setelah dari museum tanah dan pertanian bapak mentri melanjutkan safari di daerah Bogir dengan menyaksikan export perdana pakan ikan dari ulat kering .Direktur Bio Cycle Indonesia Bp Budi ,mengatakan bahwa ini merupakan ekspor perdana ke London ,Inggris.

Total ekspor dengan nilai 2ratus ribu poundterling ini akan terus expansi di negara eropa.